Wednesday, July 25, 2018

BANTUAN BERHARGA PBB PASCA PROKLAMASI




Kemerdekaan bangsa Indonesia merupakan hal yang sangat menarik dan seru untuk dibahas. Sukses tercapainya kemerdekaan bangsa Indonesia merupakan proses yang panjang dan penuh dengan perjuangan. Terlepas dari semangat dan keinginan kuat dari rakyatnya sendiri, kemerdekaan bangsa Indonesia juga diperoleh berkat bantuan dan dorongan dari beberapa pihak, salah satunya PBB. Oleh karena itu, saya tertarik untuk membahas respon dari PBB dengan kemerdekaan bangsa kita, Indonesia.
Seperti yang kita tahu, PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) merupakan organisasi pemersatu bangsa-bangsa dan hampir seluruh negara menjadi anggota dari PBB. Organisasi ini dibentuk untuk memfasilitasi baik dalam hukum internasional, pengamanan internasional, lembaga ekonomi, dan juga perlindungan sosial. Tentu semua negara ingin ketentraman dan kedamaian tercipta di negaranya, begitu juga Indonesia. PBB dibentuk untuk menghentikan peperangan antar bangsa, oleh karena itu PBB berperan penting dalam perang yang terjadi dalam proses kemerdekaan Indonesia. PBB membantu Indonesia dalam menyelesaikan pertikaiannya dengan Belanda dengan cara membentuk Badan Perdamaian yang bertugas sebagai penengah juga sebagai mediator karena saat itu Belanda belum memberi kebebasan hak sepenuhnya kepada bangsa Indonesia, dalam arti kata lain Belanda masih ingin melebarkan sayapnya di Indonesia.
Sesuai dengan fungsinya yaitu memberi perlindungan, sebagai wadah atau forum untuk membina dan menjaga persahabatan antar bangsa-bangsa, menyampaikan nilai-nilai dan norma kepada semua anggota, diharapkan mampu membina atau mendorong kerja sama di segala bidang antar bangsa, diharapkan dapat mengendalikan konflik-konflik yang muncul dari sesama anggota, serta dapat menyelesaikan masalah yang timbul dari sesama anggota secara hukum sehingga tidak menjadi masalah yang berkepanjangan, maka PBB membantu Indonesia dalam mewujudkan Kemerdekaan yang sepenuhnya pasca Proklamasi. Bukti dari dukungan PBB kepada bangsa Indonesia dengan dibentuknya :
1. KTN (Komisi Tiga Negara)
Terbentuk akibat Agresi Militer Belanda I. Terdiri dari tiga (3) Negara saja seperti Australia dipilih oleh Indonesia dengan wakil Richard Kirby, Belgia yang dipilih oleh Belanda dan diwakili oleh Paul Van Zealand, dan Amerika Sarikat adalah pihak netral dan diwakili oleh dr.Frank Graham. KTN dibentuk tanggal 25 Agustus 1947 dan mulai bertugas di Indonesia pada tanggal 27 Oktober 1947. KTN ini berhasil mengantar pihak Indonesia ke meja perundingan Renville.
2.      UNCI (United Nations Commisions for Indonesia)
UNCI dibentuk pada tanggal 28 Januari 1949 untuk menggantikan KTN karena dianggap gagal untuk mendamaikan pertikaian antara Indonesia dengan Belanda. UNCI ini dibentuk akibat Agresi Militer Belanda II. UNCI memiliki peran dalam mengadakan Perundingan Roem Royen (7 Mei 1949), dan mengadakan KMB (Konferensi Meja Bundar) di Den Haag Belanda.
UNCI bertugas untuk membantu melancarkan perundingan-perundingan guna mengurus pengembalian kekuasaan pemerintahan Republik Indonesia dan berhak mengajukan usul-usul guna membantu menyelesaikan pertikaian Indonesia-Belanda. UNCI sendiri beranggotakan Australia diwakili oleh Chritchley, Belgia diwakili oleh Herremans, dan Amerika Serikat diwakili oleh Merle Cochran.
Dengan demikian, PBB memiliki peran penting dalam tercapainya kemerdekaan Indonesia. PBB menengahi masalah antara Indonesia dengan Belanda baik melalui Badan Perdamaian maupun melalui perundingan. Selain itu, berkat bantuan PBB pula Indonesia mendapat pengakuan merdeka secara internasional dan mendapatkan kembali hak-haknya satu persatu. Melalui perundingan dan hukum, Belanda harus mengakui hak pemerintahan atau sesuatu yang sudah menjadi hak mutlak bangsa Indonesia.


- ay_yo

novel

Cerita ini merupakan akhir dari peradaban manusia.    Manusia yang serakah, manusia yang ingin menang sendiri. Manusia suka mengarang ceri...